Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Selasa, 20 Oktober 2026 20:16 WIB

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Selasa, 20 Oktober 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Dedi Mulyadi: Perantau Datang ke Jabar Tak Terhindarkan, Anak Muda Lokal Harus Siap Bersaing

By Aga GustianaSelasa, 8 April 2025 11:06 WIB2 Mins Read
Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi. (Foto: Rafki Razif/bukamata.id)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menanggapi fenomena meningkatnya jumlah perantau yang datang ke wilayah Jawa Barat seiring pesatnya pertumbuhan industri dan ekonomi di provinsi tersebut. Menurutnya, arus urbanisasi menuju kawasan industri merupakan fenomena umum yang terjadi di berbagai daerah di Indonesia.

“Setiap ada kawasan industri, pasti akan menarik orang untuk datang dan bekerja. Ini tidak bisa dihindari karena pertumbuhan ekonomi memang akan selalu memanggil,” ujar Dedi, Selasa (8/4/2025).

Jawa Barat yang dikenal sebagai salah satu pusat industri nasional menjadi magnet kuat bagi pencari kerja dari berbagai daerah. Namun alih-alih menolak kedatangan para pendatang, Dedi menekankan pentingnya memperkuat daya saing tenaga kerja lokal.

“Kita tidak bisa melarang orang datang ke Jawa Barat, karena itu adalah hak setiap warga negara. Yang bisa kita lakukan adalah membekali anak-anak muda Jabar dengan kompetensi agar mereka tidak kalah bersaing di tanahnya sendiri,” tegasnya.

Baca Juga:  Indikator Dedi Mulyadi Merasa Layak Jadi Pemimpin Jawa Barat

Untuk itu, Dedi mendorong pembenahan sistem rekrutmen tenaga kerja yang lebih terbuka dan adil. Ia mengusulkan penerapan rekrutmen berbasis digital yang transparan dan akuntabel agar setiap warga memiliki peluang yang sama dalam mengakses lapangan kerja.

Baca Juga:  Tantangan Terbuka! Wagub Kalbar vs Dedi Mulyadi: Siapa yang Paling Jago Kelola Anggaran?

Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya membangun ‘antibodi kemampuan’ bagi generasi muda lokal, yakni dalam bentuk peningkatan kapasitas, keterampilan, dan kompetensi. Tujuannya, agar mereka siap menghadapi tantangan global dan mampu bersaing secara sehat di tengah derasnya arus tenaga kerja dari luar daerah.

Baca Juga:  Lawan Calo Pabrik, Dedi Mulyadi Buka Bursa Kerja Lewat Live TikTok Pemprov Jabar

“Anak-anak muda Jawa Barat harus dipastikan mendapat perlindungan, bukan dengan menutup diri dari persaingan, tapi dengan membangun kekuatan dari dalam,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.