Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Selasa, 20 Oktober 2026 20:16 WIB

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Selasa, 20 Oktober 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

HIMI Persis Jabar Gelar Sosialisasi Pendidikan Pemilih Demi Sukseskan Pilgub 2024

By SusanaMinggu, 20 Oktober 2024 17:30 WIB3 Mins Read
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Dalam rangka menyukseskan Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur (Pilgub) Jawa Barat 2024, Himpunan Mahasiswa Islam (HIMI) Persatuan Islam (Persis) Jabar bekerjasama dengan KPU Jabar mengadakan sosialisasi pendidikan pemilih pada Minggu (20/10/2024), di Aula DPD KNPI Jabar.

Acara yang dihadiri oleh sekitar 50 peserta yang terdiri dari anggota HIMI Persis Jabar ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik dan partisipasi masyarakat dalam Pilkada serentak yang akan digelar pada 27 November 2024.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana, Annisa Nurlatifah, menyoroti rendahnya literasi politik di kalangan masyarakat.

“Pemilu mendatang merupakan momentum penting bagi kita untuk menentukan pemimpin yang akan memimpin selama lima tahun ke depan. Rendahnya literasi politik dapat mengakibatkan pemilih tidak memahami pilihan mereka, yang berpotensi menghasilkan keputusan yang kurang tepat,” jelas Annisa.

Menurutnya, upaya kolektif sangat dibutuhkan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terkait proses pemilihan dan pentingnya partisipasi politik.

Baca Juga:  Koalisi Jabar Menang Gelar Tasyakur Bini'mah Sambut Kemenangan Dedi-Erwan

“Dengan literasi politik yang baik, setiap suara yang diberikan akan didasarkan pada informasi yang akurat dan pemahaman yang mendalam tentang visi, misi, dan rekam jejak calon pemimpin,” tambahnya.

Ketua PW HIMI Persis, Resa Mutoharoh, menegaskan pentingnya peran pemuda dalam menyukseskan Pilkada 2024.

“Agenda sosialisasi ini merupakan amanah dari KPU untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Harapannya, kegiatan ini tidak hanya meningkatkan jumlah pemilih, tetapi juga kesadaran politik di kalangan masyarakat,” ujarnya.

Resa juga mengajak seluruh peserta untuk aktif berkontribusi dalam proses demokrasi. “Dengan partisipasi yang meningkat dan kesadaran politik yang lebih baik, kita semua berharap dapat menciptakan kemajuan signifikan bagi Jawa Barat,” ungkapnya.

Baca Juga:  Paslon Gubernur Penuhi Syarat, KPU Jabar Akan Minta Tanggapan Masyarakat

Sosialisasi ini juga menghadirkan narasumber, di antaranya, Ketua PW Persis Jabar, Ust. Iman Setiawan yang memberikan pemahaman tentang peran pemilih cerdas dalam Pilkada.

“Masyarakat seringkali menganggap politik adalah ranah orang lain. Namun, pengetahuan politik sangat penting bagi setiap individu,” kata Ust. Iman.

Menurutnya, langkah awal menjadi pemilih cerdas adalah dengan mengenali visi dan misi masing-masing calon. Selain itu, penting bagi masyarakat untuk mengevaluasi rekam jejak calon sebelum memberikan suaranya.

“Dengan memberikan suara, kita berkontribusi pada masa depan yang kita inginkan. Kesadaran politik dan keterlibatan aktif dalam pemilu adalah langkah awal menciptakan perubahan,” jelasnya.

Sementara itu, Farhatun Fauziyyah, salah satu pegiat pemilu yang juga menjadi narasumber, membahas pentingnya peran perempuan dalam Pilkada. Ia menyoroti fakta bahwa perempuan sering kali diabaikan dalam proses pengambilan keputusan politik.

Baca Juga:  Pj Wali Kota Bandung Harap Proses Pilkada 2024 Berjalan Kondusif dan Sejuk

“Perempuan sering kali tidak dilibatkan dalam proses pengambilan keputusan, padahal mereka merupakan setengah dari populasi pemilih,” ungkapnya.

Farhatun menekankan pentingnya langkah konkret untuk meningkatkan partisipasi perempuan dalam politik.

“Dengan memastikan bahwa kebutuhan dan aspirasi perempuan didengar, kita dapat menciptakan perubahan positif bagi seluruh masyarakat,” tambahnya.

Kasubbag Parmas KPU Jabar, Chaeruman Setia Nuraha, menekankan perlunya sinergi antara KPU dan masyarakat untuk menyukseskan Pilkada.

“Partisipasi politik adalah salah satu indikator utama demokrasi yang sehat. Kami berharap peserta sosialisasi ini dapat menjadi agen perubahan di daerah masing-masing,” ujarnya.

Dengan adanya kegiatan ini, HIMI Persis Jabar berharap dapat mendorong masyarakat, terutama pemilih pemula, untuk menjadi pemilih yang cerdas dan berkontribusi dalam membangun masa depan Jabar yang lebih baik melalui Pilkada 2024.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

KPU Jabar pilkada Sosialisasi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.