Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bikin Merinding! Pake Batik, Pemuda 19 Tahun Ini Jadi Beatboxer Indonesia Pertama di Polandia!

Kamis, 5 November 2026 21:11 WIB

Perjalanan Gila! Persib Lewati 4 Kota dalam Sehari demi Kejar Laga Lawan Java United

Kamis, 5 November 2026 21:04 WIB

Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka

Kamis, 5 November 2026 20:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bikin Merinding! Pake Batik, Pemuda 19 Tahun Ini Jadi Beatboxer Indonesia Pertama di Polandia!
  • Perjalanan Gila! Persib Lewati 4 Kota dalam Sehari demi Kejar Laga Lawan Java United
  • Babak Baru Kasus Penyadapan Prabowo: Irjen Slamet Uliandi Naik Status dari Saksi ke Tersangka
  • Kerap Digoda Pria Beristri Lewat DM, Fanny Ghassani Kini Pamer Baby Bump dan Foto USG!
  • Kasus ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla Tembus 401 Ribu Jiwa: Anak dan Lansia Jadi Korban Terbanyak
  • Beraksi di 120 TKP Jawa Barat, Komplotan Begal Bersenjata Api Akhirnya Roboh di Puncak
  • Presiden Prabowo Disadap Ilegal, Dedi Mulyadi Wanti-wanti Kewenangan Lembaga Negara
  • Tim Non-Unggulan Bikin Kejutan! Persib Lolos 16 Besar ACL Two, FC Seoul dan Melbourne Victory Saling Sikut
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 5 November 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Opini

Inspirasi Karier dari Pemain Juggling Bola

By SusanaSenin, 21 September 2026 11:00 WIB3 Mins Read
Juggling Bola. Foto: Istock.
ADVERTISEMENT

Tulisan terinspirasi dari video TEDxGraz Career stability isn’t career safety-here’s why, Pemain Juggling Bola Andreas Gebhardt,  yang telah bermain juggling bola hingga tahap professional.

Dia melakukan pertunjukkan, terus melatih keterampilan hingga level paling atas. Saat sudah di puncak karier, Dia bertemu dengan para pemain juggler muda yang di usia muda sudah bisa melampaui kemampuannya. Beberapa inspirasi karier saya dapatkan setelah mendengar keseluruhan kisahnya.

Pertama, kenali keunikkan diri dan perluas portofolio. Saat individu sudah merasa sangat ahli di suatu bidang, justru di saat itulah perlu lagi mengenali keunikkan diri. Dengan mengenal keunikkan diri, individu bisa mengetahui pengembangan diri yang diperlukan.

Dalam Buku Discovering Your Uniqueness karya Sheila White mengungkapkan keunikkan diri adalah bumbu rahasia untuk melakukan perubahan, pencapaian dan memberikan layanan terbaik untuk orang lain. Dengan mengenal keunikkan diri, individu tidak akan merasa tersaingi dengan kompetitornya, justru bisa saling berkolaborasi dan bekerja sama sehingga saling melengkapi di bidangnya. Juggler memahami keunikan diri lalu dia mempelajari juga kemampuan bercerita akhirnya sekarang menjadi storyteller juggler dan menjadi panutan untuk juggler lainnya.

Kedua, zona nyaman pekerjaan hanyalah ilusi. Saat sudah merasa berada di zona nyaman individu cenderung melakukan pekerjaan secara repetisi karena sudah paham dan tahu pola pekerjaan tersebut. Namun ternyata hal tersebut adalah bumerang karena individu menjadi malas untuk mengembangkan diri sampai di suatu titik ternyata pekerjaannya mampu dilakukan oleh orang lain sama baiknya.

Jika terus dibiarkan maka individu tersebut akan terganti dengan mudah. Istilah Comfort Zone dikemukakan awal oleh Alasdair White tahun 2009. Zona nyaman adalah kondisi perilaku di mana individu bekerja dalam kondisi netral kecemasan yang ditunjukkan dengan serangkaian perilaku untuk menghasilkan tingkat kinerja yang stabil, biasanya tanpa rasa risiko. Individu tidak diminta keluar dari zona nyaman sehingga kecemasan meningkat.

Individu diminta memperluas zona nyaman (Expand your Comfort Zone) dengan terus melakukan pengembangan diri. Saat awal akan merasa asing memperluas zona nyaman, namun saat hal baru terkuasai keyakinan dan kepercayaan diri dengan meningkat.  Dengan belajar ternyata individu tetap menghadapi resiko bahwa hal yang dipelajari akan usang. Namun dengan belajar hal baru individu sudah melangkah menghadapi resiko terjebak di zona nyaman. Pesan dari Juggler yang sangat baik untuk ditiru

“Every time you learn something new, it’s not new anymore. Every time you solve a problem, it’s no problem anymore. Every time you step out your safety zone, the safety zone grows. So you could say the risk of today becomes the safety of tomorrow.”

Ketiga, pembelajar sepanjang hayat. Inspirasi karier pertama dan kedua sebenarnya sudah menggambarkan mengenai menjadi pembelajar sepanjang hayat. Pembelajaran sepanjang hayat secara umum merupakan cara yang efektif dan transformatif untuk mengatasi banyak tantangan kompleksitas kehidupan modern seperti krisis iklim, perkembangan teknologi, perpindahan penduduk, ancaman kesehatan global dan lainnya.

Pada poin ketiga dipertegas kembali, semakin cepat individu mempelajari hal-hal baru semakin cepat beradaptasi dengan perubahan, cara agar menjadi tetap relevan untuk profesi yang digeluti dan semakin cepat pula zona nyaman meluas. Bagi teman-teman muda yang sedang meniti atau menjalani profesi apapun mari senantiasa semangat menemukan hal-hal baru untuk dipelajari.

Penulis: Yessika Nurmasari, M.Pd., Dosen Mata Kuliah Bimbingan Karier Jurusan Bimbingan dan Konseling Islam, UIN Sunan Gunung Djati Bandung.

Penulis juga aktif dalam penulisan dan pengabdian mengenai perkembangan karier remaja dan dewasa awal selain menjadi konselor karier di Unit Layanan Konseling Fakultas Dakwah dan Komunikasi. Kunjungi dan follow @menjadimekar untuk infomasi pengembangan karier lainnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

bimbingan karier inspirasi karier karier pengembangan karier zona nyaman
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Saat Finfluencer dan AI Jadi Guru Keuangan, Masih Perlukah Belajar Manajemen?

Professor Webster University: Pimpinan Negara Barat Harus Belajar Dari Prabowo

Mindshift 4: PKM-PM IPB University Bekali Perempuan Pekerja Migran Purna dengan Budidaya Terpadu Menuju Kemandirian Ekonomi

Komunikasi Profetik di Era Digital: Arah Baru Pengembangan Ilmu Komunikasi

Doomposting Film “Ghost In The Cell”: Analisis Perilaku Netizen Lewat Cognitive Dissonance Theory

Banjir Konten UGC dari Brand Team,yang Dijual Produk apa Kisah Palsu?

Terpopuler
  • Link Video Viral Egar dan Fina Banyuwangi Part 1 Sampai 4 Full Durasi Dicari Netizen, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Ilustrasi video syur
    Link Video Egar dan Fina Banyuwangi Viral di TikTok, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Perang Estetika Kota: Utopia Art Deco vs Megalomania Kerajaan di Saat Kas Pemprov Jabar Sekarat
  • Geger Link Video Viral Karyawan HWI Durasi 6 Menit, Ini Fakta Sebenarnya!
  • Heboh! Video 6 Menit Karyawan HWI Jepara Viral di TikTok, Benarkah Ada Rekaman Rahasia?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.