Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Peuyeum Bendul, kuliner khas Purwakarta.

Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang

Minggu, 18 Oktober 2026 02:00 WIB

Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat

Minggu, 18 Oktober 2026 01:00 WIB

Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti

Sabtu, 17 Oktober 2026 21:45 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Panduan Wisata Kuliner Purwakarta: Dari Olahan Peuyeum Manis Hingga Soto Gurih Khas Sadang
  • Anak Dijamin Happy! Ini 8 Tempat Wisata Liburan Keluarga Paling Hits di Bandung dan Bandung Barat
  • Drama Injury Time! Persita Taklukkan Persija 3-2, Rekor Sempurna Macan Kemayoran Terhenti
  • Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye
  • Kaya Serat dan Antioksidan, Ahli Gizi Sarankan Jangan Buang Kulit Ubi Saat Dimasak!
  • Imbas Dampak Buruk ChatGPT, OpenAI Dituntut Bayar Ganti Rugi Hingga Hapus Data Pengguna
  • Ada Braga Bebas Kendaraan Hingga Persib Day, Ini Agenda Lengkap Kota Bandung Akhir Pekan Ini
  • Jangan Nonton Sendiri! Ini 10 Titik Nobar Persib vs Persik di Bandung & Sekitarnya
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 18 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Mengungkap Sejarah Nama Kiaracondong, dari Pohon Kiara yang Miring hingga Jalan Ibrahim Adjie

By SusanaSabtu, 23 November 2024 04:00 WIB2 Mins Read
Flyover Kiaracondong. Foto: Ist.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kiaracondong merupakan salah satu kecamatan di Kota Bandung yang terdiri dari enam kelurahan, yaitu Babakansari, Babakansurabaya, Cicaheum, Kebonkangkung, Kebunjayanti, dan Sukapura.

Kecamatan ini berbatasan dengan Kecamatan Cibeunying Kidul dan Kecamatan Mandalajati di sebelah utara, Kecamatan Buahbatu dan Kecamatan Antapani di sebelah timur, Kecamatan Buahbatu di sebelah selatan, serta Kecamatan Batununggal di sebelah barat.

Asal-usul nama atau toponimi Kiaracondong memiliki sejarah yang cukup menarik. Berdasarkan buku Toponimi Kota Bandung, nama “Kiaracondong” berasal dari dua kata dalam bahasa Sunda, yakni *kiara* dan *condong* (miring).

Kiara merujuk pada pohon besar yang tumbuh rapat dengan nama latin Ficus Benjamina, atau biasa disebut pohon kiara, yang tumbuh di rimba dan dilindungi karena memiliki batang besar dan tajuk yang lebat. Sementara itu, condong berarti miring.

Baca Juga:  Museum Mainan 198x di Bandung Bisa Jadi Pilihan Isi Liburan Long Weekend

Penamaan Kiaracondong menggambarkan kawasan yang dulunya banyak terdapat pohon kiara yang miring.

Kemungkinan besar, pohon-pohon kiara ini tumbuh di sepanjang sungai yang melintasi wilayah tersebut, dengan beberapa di antaranya miring ke arah sungai atau jalan raya. Hal ini tercermin dalam cerita lisan yang berkembang di masyarakat setempat.

Baca Juga:  Catat, Jadwal dan Lokasi Operasi Murah di Kota dan Kabupaten Bandung

Nama Kiaracondong tidak hanya digunakan untuk nama kecamatan, tetapi juga untuk salah satu jalan utama di daerah tersebut.

Namun, seiring berjalannya waktu, jalan yang semula dikenal dengan nama Kiaracondong itu kini berganti menjadi Jalan Ibrahim Adjie.

Baca Juga:  Pembayaran Parkir Pakai QRIS di Kota Bandung Rawan Disalahgunakan

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Kota Bandung
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sindir Kepemimpinan Iran, Donald Trump Buat Lelucon Soal Nama ‘Mohammad’ di Panggung Kampanye

Buntut Polusi Udara Lintas Negara, 7 Persusahaan RI Terancam Sanksi Singapura

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • Siap-siap Cair! Panduan Cek Bansos PKH dan BPNT Tahap 4 Oktober-Desember 2026 Pakai NIK KTP
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.