Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Selasa, 20 Oktober 2026 20:40 WIB

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Selasa, 20 Oktober 2026 20:16 WIB

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Selasa, 20 Oktober 2026 19:31 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital
  • Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu
  • Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?
  • Ranking AFC Terbaru: Indonesia Meroket ke Posisi 16 Asia, Persib dan Borneo FC Jadi Kunci
  • Mengarungi Jadwal Horor 3 Pekan, Pelatih Persib Bongkar Resep Sederhana Jaga Stamina Pemain
  • Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok
  • Sempat Merasa Kesepian dan Frustrasi, Gakuto Notsuda Buka-bukaan Soal Cedera di Persib
  • Bukan Cuma Modal Cantik! Otak Encer & Latar Belakang Alda Callista Miss Indonesia 2026 Bikin Melongo
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Selasa, 20 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pergeseran Tanah Kian Parah, Satu Bangunan Sekolah Di Desa Cibedug KBB Hancur

By Putri Mutia RahmanKamis, 29 Februari 2024 13:41 WIB2 Mins Read
Bangunan sekolah SD Babakan Talang 1 KBB hancur akibat pergerakan tanah. (@infobandungbarat)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pergerakan tanah yang melanda Kampung Cigombong, RT 04/RW 13, Desa Cibedug, Kecamatan Rongga, Kabupaten Bandung Barat kini semakin parah. Pasalnya satu bangunan Sekolah Dasar (SD) ambruk usai pergeseran tanah tersebut.

Dipantau dari akun @infobandungbarat, material dari bangunan sekolah terlihat perlahan berjatuhan dan kemudian roboh.

“Mulai berjatuhan, mulai berjatuhan,” ucap pria dalam video tersebut.

“Allahu Akbar, detik-detik hancurnya SD Babakan Talang 1, telang runtuh,” lanjutnya.

Baca Juga:  Tiga Hari Dicari, Pemancing Hilang di Waduk Cirata Ditemukan Meninggal Dunia

Saat ini para siswa SD  terpaksa mengungsi di sekolah MTS yang dekat dengan lingkungan tersebut.

“Siswa SD yang bangunan sekolahnya ambruk terpaksa mengungsi dan melaksanakan kegiatan belajar mengajar di sekolah MTS di lingkungan tersebut,” tulis keterangan akun @infobandungbarat.

Selain menghambat aktivitas sekolah, para warga juga diketahui mulai kesulitan ekonomi lantaran lahan bertani dan berjualan rusak.

Baca Juga:  Turun Gunung Demi Wisata, Bupati Jeje Kawal Langsung Promosi Destinasi Lokal

Sebelumnya diberitakan, Kepala Desa Cibedug, Engkus Kustendi mengatakan, pergerakan tanah tersebut mulai muncul pada 19 Februari 2024 dan hingga saat ini pergerakan tanah terus terjadi dan mengancam 44 rumah lainnya.

“Sampai sekarang semakin parah. Jadi tanah itu ada yang ambles sampai lebih dari 50 sentimeter,” ujar, Rabu (28/2/2024).

Plt Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) KBB Asep Sehabudin juga mengungkap hasil sementara dugaan awal bencana itu,  ia menyebut hal itu disebabkan kondisi tanah labil sehingga tidak kuat saat hujan deras mengguyur selama tiga hari berturut-turut.

Baca Juga:  Geger! Polisi Ungkap Kasus Korban Pembunuhan Dikubur di dalam Rumah di Pataruman Bandung Barat

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bandung Barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pentingnya Modernisasi Pesantren: Alumni Cipasung Ungkap Strategi Jaga Tradisi di Era Digital

Tas Perempuan Dirampas di Cimahi, Korban Terjatuh hingga Patah Tulang Bahu

Misteri Kebakaran BPN Karawang: Murni Musibah atau Sengaja Menghilangkan Jejak?

Ubah Gulma Jadi Berkah: Petani Pasirlangu KBB Bangkit Pascalongsor Lewat Inovasi Eceng Gondok

Dua Tahun Prabowo-Gibran, Mahasiswa Pasundan Beri Rapor Merah dan Desak Evaluasi Kebijakan

Banyak Murid Belum Lancar Calistung, Disdik Cirebon Setuju Kebijakan ‘Tidak Otomatis Naik Kelas’

Terpopuler
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Dedi Mulyadi Marah Ditagih Jalan Rusak, Pengamat: Batas Wewenang Bukan Alasan!
  • Momen HUT ke-62: Golkar Jabar Minta Kader Fokus Bantu Ekonomi Warga
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
  • Balita 3 Tahun di Bandung Diduga Jadi Korban Kekerasan Seksual Ayah Kandung, Kuasa Hukum Minta Penanganan Kasus Dipercepat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.