Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?

Rabu, 2 September 2026 13:51 WIB

Lampu Hijau dari Kepolisian, Super Big Match Persija vs Persib Resmi Manggung di Jakarta

Rabu, 2 September 2026 12:52 WIB

Peta Kekuatan Tiga Raksasa Asia Penantang Persib Bandung di Grup E ACL Two 2026/2027

Rabu, 2 September 2026 12:46 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Bongkar Pasang Gedung Sate di Dua Era Gubernur: Rancang Bangun Ridwan Kamil vs Dedi Mulyadi, Mana yang Lebih Diterima Warga?
  • Lampu Hijau dari Kepolisian, Super Big Match Persija vs Persib Resmi Manggung di Jakarta
  • Peta Kekuatan Tiga Raksasa Asia Penantang Persib Bandung di Grup E ACL Two 2026/2027
  • Bansos September 2026 Cair? 6 Bantuan Ini Wajib Dicek, Ada Beras hingga KIP Kuliah
  • DPKP Bandung Minta Warga Laporkan Penebangan dan Pembakaran Pohon Ilegal
  • Ranking Liga Indonesia Terjun ke Posisi 20, Persib dan Dewa United Jadi Penyebabnya?
  • Mayat Wanita dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Palembang
  • Jadwal Persib Bandung Bikin Merinding! 3 Laga Tandang dalam 9 Hari, Igor Tolic Pasrah
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 2 September 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Target Investasi Rp270 Triliun, DPMPTSP Jabar Siapkan Langkah Lebih Agresif di 2025

By Putra JuangSabtu, 5 April 2025 20:00 WIB2 Mins Read
Kepala DPMPTSP Jabar, Dedi Taufik. (Foto: Ist)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) memiliki catatan penting agar iklim investasi bisa tetap sehat.

Kepala DPMPTSP Jabar, Dedi Taufik mengatakan, sejak dilantik pada akhir Maret lalu, ia sudah melakukan analisis dan pemetaan potensi penanaman modal.

Sektor unggulan masih berada di manufaktur industri, tekstil elektronik, otomotif. Lalu, industri Pariwisata, ekonomi kreatif, pertanian, perkebunan dan perikanan hingga energi baru terbarukan.

Infrastruktur dan properti pun masuk dalam kategori ini. Lalu, ada pula pemetaan kawasan strategis seperti wilayah ekonomi khusus dan wilayah prioritas.

“Hasil analisis yang sudah dilakukan, diperlukan regulasi dan insentif investasi, seperti kemudahan perizinan itu sudah ada, namun harus dibuat makin baik. Lalu, insentif pajak bagi industri strategis,” ucap Dedi, Sabtu (5/5/2025).

Baca Juga:  Niat Bela Anak, Orang Tua Labrak Guru di Subang Malah Babak Belur di Medsos

“Kepemilikan lahan indsutri juga harus difasilitasi agar tidak menyalahi aturan yang berlaku, termasuk pembangunan infrastruktur pendukung. Digitalisasi dan smart investment di kota besar harus dipertajam,” tambahnya.

Pekerjaan berikutnya adalah membuat strategi pemasaran dan promosi investasi agar Jabar semakin unggul. Upaya membangun membangun citra Jabar sebagai wilayah potensial untuk investasi diperlukan kemitraan dan kolaborasi.

Dedi mengatakan, Pemprov Jabar manargetkan investasi mencapai Rp270 triliun dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi provinsi sebesar 5,6 persen pada 2025.

Baca Juga:  Pamor Priangan 2024, Bapenda Jabar Hadirkan Berbagai Promo dan Diskon Menarik

Capaian investasi Jabar pada 2024 sebesar Rp251,14 triliun, berhasil menyerap sekitar 383.000 tenaga kerja. Untuk itu, perlu upaya untuk meningkatkan kapasitas SDM agar sesuai dengan kebutuhan investor.

Investasi 2024 Jabar masih tertinggi secara nasional. Dengan total investasi Rp251,14 triliun, capaiannya meningkat 19,24 persen dari tahun sebelumnya.

Realisasi investasi terdiri dari penanaman modal asing (PMA) Rp149,5 triliun dan penanaman modal dalam negeri (PMDN) Rp101,54 triliun.

Investasi berpusat di lima kabupaten/kota, empat daerah di antaranya berada di wilayah utara dengan porsi investasi 75 persen dari total investasi di Jabar.

Penyerapan tenaga kerja dari investasi PMA PMDN relatif menyebar. Proyek investasi PMA PMDN sebagian besar juga berada di Jabar bagian utara.

Baca Juga:  Sunda Karsa Fest: Strategi Jawa Barat Hadapi Tantangan Ekonomi Global Lewat Kreativitas Lokal

Satu hal lain yang harus menjadi fokus adalah peningkatan kualitas tenaga kerja yang sesuai dengan kebutuhan dunia kerja di berbagai sektor, seperti contohnya industri otomotif.

“Silabus pendidikan seperi di SMK harus diarahkan terhadap perkembangan dan kebutuhan industri. Sehingga, mereka sudah siap diserap, karena kebutuhan (tenaga kerja) yang diminta investor juga sudah spesifik” katanya.

“PMDN (Penanaman Modal Dalam Negeri) juga harus dipertahankan, termasuk yang sudah berjalan,” lanjutnya.

Kawasan Ciayumajakuning pun akan tetap digenjot agar menjadi tujuan favorit investasi di Jabar karena memiliki lahan yang luas dan dukungan infrastruktur yang lengkap.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Taufik investasi jawa barat
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Cara cek bansos PKH tahap 4 2025 pakai KTP.

Bansos September 2026 Cair? 6 Bantuan Ini Wajib Dicek, Ada Beras hingga KIP Kuliah

DPKP Bandung Minta Warga Laporkan Penebangan dan Pembakaran Pohon Ilegal

Mayat Wanita dalam Kardus Gegerkan Bandung, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Kabur ke Palembang

Jarang Ada! Berawal dari Utas Arie Kriting, Rekam Jejak Gubernur Ini Akhirnya Terbongkar

Abaikan Hak Pasien, Layanan IGD RSUD Bayu Asih Purwakarta Dinilai Jauh dari Kata Manusiawi

Adu Konsep Bongkar Pasang Gedung Sate Ala Dedi Mulyadi Vs Ridwan Kamil, Pilih Mana?

Terpopuler
  • Benarkah Azab? Di Balik Narasi Bencana Nepal dan Isu Perusakan Masjid yang Viral
  • PPIH 2027 Resmi Dibuka! Cek Syarat, Formasi, Jadwal CAT dan Cara Daftarnya
  • Indramayu REANG Bergerak Cepat: Lumbung Pangan, Sekolah Rakyat, dan 6 Kawasan Industri Siap Geliat
  • HMI Cabang Bandung Demo Balai Kota: Desak Pemkot Buka Mata Soal RTH dan Kemiskinan
  • Terbongkar Sosok Melva Pardede! Sebut Ojol Dikhianati Botok Pati CS, Ternyata Cuma Driver Jadi-jadian?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.