Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Dibikin Kaget DJ No 1 Dunia! Aksi Musisi Lokal Kendari Pake Keyboard Ini Bikin Lil Jon Ajak Colab?

Kamis, 8 Oktober 2026 10:24 WIB
Ilustrasi emas antam

Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000, Cek Daftar Lengkapnya

Kamis, 8 Oktober 2026 09:58 WIB

Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut

Kamis, 8 Oktober 2026 06:00 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Dibikin Kaget DJ No 1 Dunia! Aksi Musisi Lokal Kendari Pake Keyboard Ini Bikin Lil Jon Ajak Colab?
  • Harga Emas Antam Hari Ini Turun Rp15.000, Cek Daftar Lengkapnya
  • Wisata Kuliner di Kota Intan: 10 Rekomendasi Tempat Makan Legendaris di Garut
  • 6 Destinasi Wisata Alam Hits di Garut, Cocok Buat Healing Bareng Bestie!
  • Wajib Tahu! Penerima Lama Bansos PKH dan BPNT Terancam Dicoret Jika Lewatkan Hal Ini
  • Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur
  • Justin Hubner Jadi Musuh Bersama Publik Thailand Usai Ulah Provokatif di Final Piala ASEAN 2026
  • Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Kamis, 8 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Larangan Study Tour Tuai Protes Siswa, Dedi Mulyadi Tegaskan Hal Ini

By SusanaSelasa, 25 Februari 2025 10:45 WIB2 Mins Read
Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi. Foto: YouTube.
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, menegaskan kembali larangan terkait pelaksanaan study tour yang membebankan biaya kepada orang tua siswa.

Pernyataan ini disampaikan untuk mengklarifikasi berbagai kabar simpang siur yang beredar di media sosial.

“Kami membaca berbagai postingan di media sosial yang mengabarkan hal-hal aneh, seolah-olah ada larangan perpisahan sekolah. Saya tegaskan, yang kami larang adalah kegiatan study tour, kunjungan ilmiah, atau study industri yang membebankan biaya kepada orang tua siswa,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip dari Instagram @dedimulyadi71, Selasa (25/2/2025).

Larangan ini bertujuan meringankan beban ekonomi orang tua yang sering kali dipaksa berhutang demi memenuhi kebutuhan biaya kegiatan sekolah.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Program Barak Militer untuk Siswa

Gubernur Jabar, Dedi menekankan pentingnya menghindari praktik yang dapat menambah tekanan ekonomi keluarga.

Selain masalah finansial, aspek keselamatan siswa juga menjadi perhatian utama. Dedi menyinggung tragedi kecelakaan yang menimpa siswa SMK di Depok, yang mengakibatkan banyak korban jiwa.

“Itu menjadi pelajaran penting bagi kita semua agar peristiwa serupa tidak terulang,” katanya.

Meski demikian, kegiatan di sekolah seperti perpisahan dan kenaikan kelas tetap diperbolehkan. Dedi mendorong agar kegiatan tersebut dilakukan dengan kreativitas siswa sendiri melalui organisasi seperti OSIS.

Baca Juga:  Jam Kerja Ramadhan Berubah, Dedi Mulyadi Minta ASN Bersyukur

Ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut harus dilakukan dengan biaya yang wajar, dikumpulkan antar siswa secara sukarela, tanpa melibatkan institusi sekolah dalam pungutan.

“Tidak perlu mendramatisir persoalan ini. Tujuan pendidikan nasional adalah menciptakan manusia yang tumbuh seutuhnya, cageur, bener, pinter, singer,” ujarnya.

Dedi juga mengingatkan para siswa untuk memikirkan masa depan mereka.

Baca Juga:  Dedi Mulyadi Desak Sanksi Tegas dalam Kasus Dugaan Pemerkosaan oleh Dokter Priguna

“Tantangan terberat bukan saat kenaikan kelas atau kelulusan, tapi bagaimana kalian mempersiapkan diri menghadapi kehidupan di usia dewasa dengan menjadi manusia-manusia yang berkualitas bukan manusia yang cengeng yang seneng akan pesta menghambur-hamburkan uang orang tua untuk kesenangan pribadi, sedangkan orang tuanya mengalami derita,” tegasnya.

Sebagai Gubernur, Dedi Mulyadi menegaskan komitmennya membangun kualitas generasi muda Jabar agar menjadi pribadi yang tangguh dan mampu bersaing, tidak hanya di tingkat nasional, tetapi juga di kancah internasional.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi study tour
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Anggaran Belum Siap, Pilkades Serentak 2026 di Cianjur Terpaksa Diundur

Farhan Ungkap Temuan Lanjutan Dinkes soal Dugaan Keracunan di Restoran Korea Bandung

Dikatain Pelit dan Banyak Mau! Senator Bali Bongkar Alasan Pekerja Lokal Lebih Sayang Bule

Dapat Status WNI hingga Modal Usaha, Babak Baru Kehidupan Ibu Baedah di Majalengka Dimulai

Pastikan Regulasi Siap, Pemkot Bandung Dukung Penuh Percepatan Program Bedah Rumah

Dinkes Bandung Temukan Masalah Higiene, 24 Kasus Dugaan Keracunan Makanan di Restoran Korea Dilaporkan

Terpopuler
  • Jadwal dan Link Live Streaming Indonesia vs Thailand: Momentum Garuda Rebut Trofi di Rumah Sendiri
  • bank bjb syariah Perkuat Sinergi dengan Pemkab Cirebon, ASN Dapat Layanan Haji hingga Emas
  • Skandal HGB Kota Baru Parahyangan: KPK Amankan Berkas dan Ungkap Aliran Suap Miliaran
  • Blunder Dedi Mulyadi, Polemik Data Center AI Ancam Kepercayaan Investor
  • Megaproyek Pusat Data AI di Jatiluhur Purwakarta Ditahan BRIN, Ada Apa?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.