Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Jadwal Pekan ke-32 Liga Indonesia: Persija vs Persib Paling Ditunggu

Jumat, 8 Mei 2026 11:08 WIB

Heboh Admin SPPG Pasirwangi Merokok saat Live TikTok, Ini Klarifikasinya

Jumat, 8 Mei 2026 10:35 WIB

7 Calon Rekrutan Gratis Persib Bandung, Ada Favorit Bojan Hodak

Jumat, 8 Mei 2026 10:06 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Jadwal Pekan ke-32 Liga Indonesia: Persija vs Persib Paling Ditunggu
  • Heboh Admin SPPG Pasirwangi Merokok saat Live TikTok, Ini Klarifikasinya
  • 7 Calon Rekrutan Gratis Persib Bandung, Ada Favorit Bojan Hodak
  • Video Guru Bahasa Inggris Viral Ramai Diburu, Netizen Diingatkan Waspada Link Palsu
  • Persija Trauma Lawan Persib? Mauricio Souza Soroti Kartu Merah Bruno Tubarao
  • Wisuda SMA Jabar 2026: Wajib Sederhana di Sekolah, Dilarang Keras Pungut Biaya
  • Head to Head Persija Jakarta vs Persib Bandung: Macan Kemayoran Sulit Menang dalam 3 Tahun Terakhir?
  • Banjir Hadiah! Cek Kode Redeem FF Hari Ini 8 Mei 2026: Ada Skin M1887 Terompet & Bundle Spesial!
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Jumat, 8 Mei 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Miris! Pria di Sukabumi Berbohong soal Istri dan Anaknya yang Tewas dalam Banjir Bandang

By Aga GustianaSabtu, 8 Maret 2025 09:45 WIB2 Mins Read
Banjir Bandang Sukabumi
Pria di Sukabumi berbohong soal istri dan anaknya meninggal dalam banjir bandang. (Foto: Tangkap layar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Tragedi banjir bandang yang melanda Kampung Gumelar, Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, menyisakan duka mendalam. Seorang ibu dan anaknya, Santi dan Nurul, ditemukan meninggal dunia setelah terbawa arus Sungai Cipalabuhan yang meluap pada Kamis malam (6/3/2025). Namun, peristiwa ini semakin memicu emosi warga setelah sang suami, Aang, diduga berbohong soal keberadaan mereka.

Tim SAR gabungan menemukan jasad Santi dan Nurul dalam kondisi berpelukan di antara puing-puing bangunan dan tumpukan sampah pada Jumat (7/3/2025) sekitar pukul 13.30 WIB.

Sebelumnya, Aang menyatakan kepada warga bahwa istri dan anaknya selamat dan telah mengungsi ke wilayah lain. Pernyataannya itu terbukti tidak benar setelah jasad mereka ditemukan.

Kemarahan warga pun memuncak saat Aang tiba di lokasi evakuasi. Sejumlah warga meneriakkan cacian kepadanya, menudingnya tidak peduli terhadap keluarga sendiri.

Baca Juga:  Rayakan Warisan Budaya, Bey Machmudin: Keberagaman Jabar Jadi Kekuatan Bersama

Ketua RW 22 Kampung Gumelar, Reza, mengungkapkan bahwa Aang beberapa kali ditanya soal keberadaan anak dan istrinya, tetapi ia terus mengklaim bahwa mereka sudah mengungsi.

“Semalam saya sudah cek langsung ke pasar, menanyakan keberadaan istri dan anaknya. Jawabannya selalu sama, katanya mereka sudah pulang ke Cikakak,” ujar Reza.

Baca Juga:  Cuaca Ekstrem Sebabkan Banjir dan Longsor di Sukabumi, 1 Orang Tewas dan 7 Hilang

Bahkan, dalam sebuah video yang beredar, Aang sempat menyampaikan bahwa keluarganya selamat.

“Alhamdulillah selamat,” katanya dalam rekaman berdurasi 34 detik, yang diduga dibuat pagi hari sebelum jasad istrinya ditemukan.

Menurut keterangan saksi mata, Dina (59), warga sempat menyarankan Santi dan Nurul untuk mengungsi sebelum banjir datang. Namun, mereka memilih bertahan.

“Sebelum banjir besar datang, sudah dibilangin ayo ke atas, tapi mereka bilang nanti saja. Tidak lama kemudian, air naik seperti ombak di laut,” kisahnya.

Saat air semakin tinggi, korban berusaha keluar melalui pintu belakang rumah, tetapi arus terlalu deras.

Baca Juga:  Siswa di Sukabumi Tewas Dibacok Usai Duel Ala Gladiator

“Ada yang mencoba mengambil tali untuk menolong, tapi saat kembali, rumah mereka sudah hancur diterjang banjir. Setelah itu, tidak terdengar suara lagi,” tambah Dina.

Situasi memanas setelah jasad Santi dan Nurul ditemukan, namun kepolisian segera mengamankan Aang guna mencegah amukan massa.

Saat ini, jasad korban telah dibawa ke RSUD Palabuhanratu untuk proses lebih lanjut. Tragedi ini menjadi peringatan bagi warga untuk lebih waspada terhadap potensi bencana alam di wilayah mereka.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Banjir Bandang Sukabumi istri suami Sukabumi
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Heboh Admin SPPG Pasirwangi Merokok saat Live TikTok, Ini Klarifikasinya

Wisuda SMA Jabar 2026: Wajib Sederhana di Sekolah, Dilarang Keras Pungut Biaya

ASN bisa WFA

Kabar Gembira ASN! Gaji ke-13 2026 Resmi Diatur, Ini Besaran dan Kelompok Penerimanya

Anak Emas Prabowo dalam Masalah? Jejak Muhammad Qodari di Balik Pusaran Badai ‘Homeles Media’

Atma Waluya SMAN 1 Ciamis Jadi Ajang Kreativitas dan Perpisahan Siswa Kelas XII

Waketum DPN Peradi Yovie M Santosa Soroti Kasus Erwin: Hukum Tidak Boleh Bekerja Berdasarkan Tekanan Publik Semata

Terpopuler
  • Link Video Bandar Batang Membara Viral, Pemeran Sengaja Jual-Beli Konten?
  • Link Video Viral ‘Vell TikTok Blunder’, Warganet Ramai Cari Versi Asli
  • Link Video Viral Batang Membara: Diiming-iming Cuan Rp250 Juta Lewat Telegram
  • Heboh Pencarian Video Viral “Tasya Gym Bandar Batang”, Pakar Ingatkan Risiko Keamanan Digital
  • TRANSFER MEGA! Persib Siap Borong Pemain Brasil, Belanda hingga Irak
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.