Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru
Mudah banget, cara mendapatkan saldo DANA gratis hanya dengan bermain game di HP.

Kesempatan Klaim Hadiah Digital! Simak Cara Dapatkan Saldo DANA Gratis Hari Ini 16 Agustus 2026

Minggu, 16 Agustus 2026 02:00 WIB

Spesial Akhir Pekan! Buruan Klaim Kode Redeem FF 16 Agustus 2026 Sebelum Kuota Keburu Kehabisan

Minggu, 16 Agustus 2026 01:00 WIB

Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana

Sabtu, 15 Agustus 2026 19:53 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Kesempatan Klaim Hadiah Digital! Simak Cara Dapatkan Saldo DANA Gratis Hari Ini 16 Agustus 2026
  • Spesial Akhir Pekan! Buruan Klaim Kode Redeem FF 16 Agustus 2026 Sebelum Kuota Keburu Kehabisan
  • Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana
  • Mindshift 4: PKM-PM IPB University Bekali Perempuan Pekerja Migran Purna dengan Budidaya Terpadu Menuju Kemandirian Ekonomi
  • Merinding! Ramalan Tirta Siregar Terbukti Lagi? di Balik Gempa Dahsyat NTT hingga Potensi Tsunami
  • Wujud Cinta Tanah Air, Ini Bacaan Doa 17 Agustus Lengkap dengan Teks Arab, Latin, dan Artinya
  • Update Gempa M 7,7 NTT: 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, BMKG Ingatkan Gempa Susulan
  • Mengenal Susanah, Ibu Pengupas Bawang Asal Bogor yang Disebut Prabowo Diupah Rp700 Ribu per Kg
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Minggu, 16 Agustus 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Fraksi PDIP Desak Dedi Mulyadi Klarifikasi, Ancam Tak Mau Terlibat Apapun!

By Aga GustianaJumat, 16 Mei 2025 15:57 WIB2 Mins Read
Rapat Paripurna DPRD Jabar
Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat. (Foto: DPRD Jabar)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Ketegangan terjadi dalam Rapat Paripurna DPRD Jawa Barat pada Jumat (16/5/2025), saat seluruh anggota Fraksi PDI Perjuangan memilih walkout. Aksi ini sebagai bentuk protes terhadap pernyataan Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, yang dinilai melecehkan lembaga legislatif.

Dalam sidang yang berlangsung di Gedung DPRD Jawa Barat, Fraksi PDIP menolak terlibat lebih jauh dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) yang diajukan Pemerintah Provinsi Jabar. Penolakan ini akan terus berlanjut hingga Gubernur memberikan klarifikasi secara resmi atas ucapannya saat Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) di Cirebon pada 7 Mei 2025 lalu.

“Kalau Gubernur tidak klarifikasi, apa pun yang Gubernur ajukan untuk dibicarakan di DPRD, Fraksi PDI Perjuangan tidak mau terlibat,” tegas Doni Maradona Hutabarat, anggota DPRD Jabar dari Fraksi PDIP.

PDIP Nilai Gubernur Melecehkan Lembaga Legislatif

Doni menilai, pernyataan Gubernur Dedi dalam Musrenbang tidak hanya menyudutkan lembaga DPRD, tetapi juga mencederai semangat demokrasi yang dibangun melalui prinsip trias politika.

“Ucapan Gubernur itu mendiskreditkan, bahkan kalau saya bilang, melecehkan lembaga. Kalau lembaga dilecehkan, otomatis anggotanya juga dilecehkan,” ujar Doni.

Menurutnya, relasi antara eksekutif dan legislatif seharusnya dijalankan dengan saling menghargai dan menjaga keharmonisan. Ia menegaskan bahwa DPRD tidak akan tinggal diam jika prinsip demokrasi dilecehkan.

“Kalau begitu, silakan APBD-nya urus sendiri, Raperda buat sendiri. Jangan dibicarakan ke DPRD. Ini lembaga negara, dibangun atas konsep demokrasi. Tidak ada yang bisa berjalan sendiri,” tambahnya.

DPRD Sebut Aksi Walkout sebagai Dinamika Demokrasi

Menanggapi aksi walkout tersebut, Ketua DPRD Jabar, Buky Wibawa, menyatakan bahwa tindakan yang dilakukan oleh Fraksi PDIP adalah bagian dari dinamika dalam sistem demokrasi. Ia menilai itu sebagai bentuk kebebasan berpendapat.

“Walkout itu bagian dari dinamika. Tadi disampaikan bahwa ada ketidakberkenanan dari teman-teman Fraksi PDIP. Itu bagian dari hak mereka,” kata Buky.

Ia juga menyebut bahwa kemungkinan telah terjadi miskomunikasi antara pihak eksekutif dan legislatif. Oleh karena itu, komunikasi antar fraksi akan segera dijalin kembali guna mencari solusi atas ketegangan ini.

“Saya belum bisa berkomentar banyak karena yang disampaikan sepertinya ada masalah miskomunikasi. Fraksi PDIP menilai bahwa komunikasi Gubernur dan DPRD dianggap tidak memuaskan,” jelasnya.

Imbauan untuk Tidak Reaktif terhadap Kebijakan Gubernur

Meski terjadi polemik, Buky meminta semua pihak untuk tidak gegabah dalam menilai kebijakan Gubernur yang baru menjabat. Ia mengajak semua pihak memberikan ruang bagi Gubernur untuk merealisasikan program-program kerjanya.

“Kita beri kesempatan kepada pihak eksekutif untuk menjalankan target-target programnya. Mungkin ada jangka pendek yang ingin dikejar,” pungkasnya.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Dedi Mulyadi DPRD Fraksi PDIP jawa barat Rapat Paripurna
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Pidato Presiden Sebut Upah Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg Viral, Begini Kata Istana

Merinding! Ramalan Tirta Siregar Terbukti Lagi? di Balik Gempa Dahsyat NTT hingga Potensi Tsunami

gempa

Update Gempa M 7,7 NTT: 14 Orang Dilaporkan Meninggal Dunia, BMKG Ingatkan Gempa Susulan

Terkuat di Balik Mediasi Kasus Penjahit Bali? Alasan Arya Wedakarna Mati-matian Gertak Hilda Pakai UU ITE!

Tembus 1 Juta Jam Kerja Tanpa Kecelakaan, Proyek PLTP Patuha Unit 2 Cetak Rekor Penting!

Panas! Iran Desak AS Akui Kekalahan, Tolak Klaim Donald Trump

Terpopuler
  • Auto Resign Massal? Rahasia Gaji Pengupas Bawang Rp700 Ribu per Kg yang Bikin Heboh Indonesia!
  • Teti Ratnasih Terpilih Pimpin FORHATI Jabar, Bawa Misi Besar Transformasi Keumatan
  • 10 Pohon Hilang di Jalan Riau Bandung, Pemkot Kecolongan? Pengamat Bongkar Lemahnya Pengawasan
  • Kehabisan Akal Promosi? Brand Miras Buat Challenge Ayat Al-Qur’an Berhadiah Alkohol!
  • BPRS HIK Parahyangan Akui Hadapi Penyesuaian Likuiditas, Dana Deposito Tetap Jadi Kewajiban
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.