Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Atalia Praratya Kecam Lirik Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejat’ Gubahan Om Zein, Netizen: Jauh dari Pi-contoheun!

Rabu, 1 Juli 2026 10:17 WIB

Mengenal Sitti Husniah Talenrang: Bupati Perempuan Pertama Gowa Digoyang Isu Selingkuh dan Pesta Miras?

Rabu, 1 Juli 2026 10:01 WIB
Bos Koi Hartono Soekwanto

Ada di Cipaganti, Intip Uniknya Metode Akupuntur Telinga yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Kepincut

Rabu, 1 Juli 2026 09:30 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Atalia Praratya Kecam Lirik Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejat’ Gubahan Om Zein, Netizen: Jauh dari Pi-contoheun!
  • Mengenal Sitti Husniah Talenrang: Bupati Perempuan Pertama Gowa Digoyang Isu Selingkuh dan Pesta Miras?
  • Ada di Cipaganti, Intip Uniknya Metode Akupuntur Telinga yang Bikin Bos Koi Hartono Soekwanto Kepincut
  • Berburu Saldo DANA Gratis 1 Juli 2026: Jangan Lewatkan Trik Aman Dapatkan Cuan Instan Hari Ini!
  • Jangan Sampai Terlewat! PT Taspen Beri Syarat Baru, Gaji Pensiunan PNS Bisa Terkendala Jika Abaikan Ini
  • Bocoran iPhone 18 Bikin Geger! Layar 120Hz Masuk iPhone Non-Pro, Era Baru Apple Dimulai?
  • Apa Isi Video Ibu dan Anak Handuk Putih? Kata Kunci Ini Meledak di TikTok dan Bikin Penasaran
  • Panggung Gengsi Dimulai! Jadwal Siaran Langsung Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Rabu, 1 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Pabrik Bata di Purwakarta Tutup, Begini Perjalanan Panjang sang Raja Sepatu

By SusanaSenin, 6 Mei 2024 21:01 WIB3 Mins Read
Pabrik Sepatu Bata Purwakarta. (Foto: Dok. Ardi Widodo)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Merek alas kaki legendaris, Sepatu Bata memutuskan untuk menutup salah satu pabriknya yang berada di Purwakarta, Jawa Barat.

Tutupnya pabrik Bata di Purwakarta, disebabkan karena beratnya biaya operasional buntut rugi yang membengkak.

Direktur Bata, Hatta Tutuko mengatakan perusahaan telah melakukan berbagai upaya selama empat tahun terakhir di tengah kerugian dan tantangan industri akibat pandemi dan perubahan perilaku konsumen yang begitu cepat.

Namun sayang, upaya tersebut belum optimal dan berujung penutupan pabrik.

“Perseroan sudah tidak dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta, karena permintaan pelanggan terhadap jenis produk yang dibuat di Pabrik Purwakarta terus menurun dan kapasitas produksi pabrik jauh melebihi kebutuhan yang bisa diperoleh secara berkelanjutan dari pemasok lokal di Indonesia,” ujar Hatta dalam keterbukaan informasi BEI, dikutip Senin (6/5/2024).

Baca Juga:  Jangan Lewatkan! 5 Kuliner Legendaris Purwakarta yang Bikin Traveler Penasaran

“Dengan adanya keputusan ini, maka Perseroan tidak dapat melanjutkan produksi di pabrik Purwakarta,” tambahnya.

Perlu diketahui, Bata sendiri memang telah menderita kerugian sebesar Rp 80,65 miliar pada periode Januari sampai September 2023, membengkak 294,76% dibanding rugi Rp 20,43 miliar pada Januari-September 2022.

Penjualan bersih Perseroan juga tercatat turun 0,42% menjadi Rp 488,47 miliar pada Januari sampai September 2023, dari Rp 490,57 miliar periode sama 2022.

Perjalanan Bata di Indonesia

PT Sepatu Bata Tbk merupakan perusahaan yang dikenal sebagai produsen sepatu legendaris dan ternama BATA.

Melansir dari situs resminya perusahaan ini didirikan oleh Tomas, Anna, dan Antonin Bata pada 21 September 1894 di Zlin, Republik Ceko.

Baca Juga:  Spill Hubungan dengan Om Zein: Bang Ijo Bosan Cuma Jadi Pelengkap, Siap Gantiin Kalo Perlu!

Diketahui ketiga bersaudara tersebut merupakan generasi kedelapan dari keluarga Bata yang memiliki bisni sepatu selama turun menurun.

Sebelumnya keluarga ini hanya memiliki bisnis berbentuk bengkel tradisional yang dijalankan oleh satu orang saja.

Kemudian ketiga bersaudara tersebut menggantikan bisnis tradisionalnya dan memulai perusahaannya dengan mempekerjakan 10 orang.

Pada tahun 1897, perusahaannya mulai menggunakan mesin yang modern.

Setelah sukses dan menjadi perusahaan produsen alas kaki terbesar di Eropa pada masa tersebut Bata kemudian melakukan ekspansi ke berbagai negara.

Bata memulai dari Swiss, lalu ke Inggris, Prancis, Belanda, Kanada, sampai negeri di Timur bernama Hindia Belanda.

Adapun, jejak Bata di Hindia Belanda terdeteksi pada 1931 lewat pendirian gudang impor sepatu Bata di Tanjung Priok.

Baca Juga:  Awal Kisah Asmara Anne Ratna Mustika dan Dedi Mulyadi, Sempat Tak Direstui Sang Paman

Di Hindia Belanda, Bata rupanya sukses menjadi ‘raja sepatu’ usai mendirikan pabrik sepatu Bata di Kalibata, pada 1939.

Kemudian pada 24 Maret 1982 perusahaannya sudah terdaftar di Jakarta Stock Exchange atau sekarang dikenal dengan BEI.

Sementara pabrik sepatunya di Purwakarta, Jawa Barat sudah selesai berdiri sejak tahun 1994. Kemudian pada tahun 2004 perusahaan Bata mendapatkan izin mengimpor dan mendistribusikan barang yang diimpor.

Melalui sejarah panjangnya sepatu Bata menjadi merek yang banyak digunakan masyarakat Indonesia sehingga jadi produk yang cukup legendaris.

Terutama terkenal sebagai sepatu sekolah karena memiliki tagline tersendiri yaitu “Back to School”.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Bata perjalanan purwakarta Raja Sepatu tutup
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Atalia Praratya Kecam Lirik Lagu ‘Lalaki Langit Lalanang Bejat’ Gubahan Om Zein, Netizen: Jauh dari Pi-contoheun!

Mengenal Sitti Husniah Talenrang: Bupati Perempuan Pertama Gowa Digoyang Isu Selingkuh dan Pesta Miras?

Jangan Sampai Terlewat! PT Taspen Beri Syarat Baru, Gaji Pensiunan PNS Bisa Terkendala Jika Abaikan Ini

Berkah Liburnya Program MBG, Harga Pangan di Pasar Mulai Turun

Kasus Kematian Pejabat BKAD Purwakarta, Polisi Ungkap Adanya Kesesuaian Alur Kejadian dan Fakta Lapangan

Profil Purwanto S. Abdullah: Hakim yang Bikin Nadiem Makarim Divonis 10 Tahun dan Bayar Denda Rp809 Miliar!

Terpopuler
  • Link Video Ibu dan Anak Handuk Putih Banyak Dicari, Waspadai Modus Phishing
  • Ini Link Bagan 32 Besar Piala Dunia 2026 untuk Pantau Jadwal dan Skema Pertandingan
  • Jadwal Piala Dunia 2026 25–28 Juni, Banyak Laga Penentuan Tim Besar Dunia
  • Viral di TikTok! Ini Fakta Video Ibu dan Anak Handuk Putih yang Bikin Warganet Penasaran
  • Viral Video 30 Menit ‘Pramuka Cella atau Calla’ Heboh di Media Sosial, Apa Isinya?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.