Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Format Piala Dunia 2030: FIFA Pertimbangkan Penambahan Slot Hingga 64 Negara

Senin, 13 Juli 2026 21:45 WIB

Bukan Lagi Pelengkap! Pembalap Indonesia Jinakkan Sirkuit Sachsenring Jerman, Dunia Syok!

Senin, 13 Juli 2026 21:10 WIB

Statistik Top Skor Piala Dunia 2026: Dominasi Mbappé-Messi dan Ancaman Duo Inggris

Senin, 13 Juli 2026 20:28 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Format Piala Dunia 2030: FIFA Pertimbangkan Penambahan Slot Hingga 64 Negara
  • Bukan Lagi Pelengkap! Pembalap Indonesia Jinakkan Sirkuit Sachsenring Jerman, Dunia Syok!
  • Statistik Top Skor Piala Dunia 2026: Dominasi Mbappé-Messi dan Ancaman Duo Inggris
  • Empat Raksasa Berebut Tiket Final! Ini Jadwal Lengkap Semifinal Piala Dunia 2026
  • Misteri Kepergian Kepala SPPG Rancamulya 2, Ini 5 Fakta Penting yang Terungkap
  • Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor
  • Teka-teki Masa Depan Frans Putros di Persib: Igor Tolic Beri Sinyal Ini
  • Kesan Pertama Luka Menalo di Bandung: Dari Cuaca Sempurna hingga Target Juara
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Senin, 13 Juli 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tanpa Tebusan, Peretas PDNS Janji Serahkan Kunci Ransomware Secara Cuma-cuma Besok

By Putra JuangSelasa, 2 Juli 2024 21:04 WIB2 Mins Read
Brain Cipher mengumumkan akan memberikan kunci pembuka data tersebut secara cuma-cuma tanpa tebusan. (Foto: X)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Kelompok peretas yang mengklaim bertanggung jawab di balik serangan Pusat Data Nasional Sementara (PDNS), Brain Cipher mengumumkan akan memberikan kunci pembuka data tersebut secara cuma-cuma tanpa tebusan.

Pengumuman itu disampaikan dalam sebuah unggahan di forum dark web yang kemudian diunggah ulang oleh akun perusahaan intelijen siber @stealthmole_int di akun media sosial X, Selasa (2/7/2024).

Kelompok peretas tersebut mengatakan, bahwa kunci untuk membuka akses enkripsi PDNS akan diberikan pada Rabu (3/7/2024) besok. Ini artinya, server PDNS dapat dpulihkan esok hari.

“Hari Rabu ini, kami akan merilis kunci enkripsi (PDNS) secara gratis. Serangan kami tidak melibatkan isu politik dan murni permintaan tebusan,” ujar Brain Cipher.

Baca Juga:  Soal Kemungkinan Data PDNS 2 Bisa Pulih, Menkominfo: Tidak Bisa Saya Sampaikan

Awalnya, kelompok peretas tersebut meminta tebusan sebesar 8 juta dollar AS atau sekitar Rp131 miliar untuk membuka kunci enkripsi data-data negara yang disandera.

Dalam unggahan tersebut, Brain Cipher menyebut bahwa perilisan kunci enkripsi secara gratis bertujuan untuk membuktikan bahwa pemerintah Indonesia perlu memperkuat keamanan siber oleh sumber daya manusia (SDM) yang kompeten.

Baca Juga:  Jangan Tergoda! Video Ibu Tiri vs Anak Tiri 'Full No Sensor' Viral Ini Ternyata Berbahaya Banget

“Kami harap serangan kami membuat pemerintah sadar bahwa mereka perlu meningkatkan keamanan siber mereka, terutama merekrut SDM keamanan siber yang kompeten,” katanya.

Untuk diketahui, sistem PDNS Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) mengalami serangan siber dalam bentuk Brain Cipher Ransomware yang diluncurkan oleh kelompok Lockbit 3.0.

Kominfo menyebut ada kurang lebih 210 instansi di pemerintahan di pusat dan daerah yang terdampak akibat serangan ini. Peretas kemudian meminta tebusan 8 juta Dollar AS atau setara Rp131 miliar.

Baca Juga:  Link Video 'Ibu Tiri vs Anak Tiri Full No Sensor' Viral, Ternyata Ancaman Serius Siber

Imbas dari serangan ransomware ini menyerang berbagai sektor, seperti sistem imigrasi dan pendidikan. Lumpuhnya layanan imigrasi akibat gangguan PDN telah membuat sistem imigrasi lumpuh hingga menyebabkan penumpukan penumpang di sejumlah bandara.

Sementara itu, ratusan ribu data pendidikan seperti penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) dilaporkan hilang sehingga menyebabkan banyak individu kehilangan akses terhadap hak beasiswa.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

Brain Cipher Kemenkominfo PDNS Ransomware
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Bukan Lagi Pelengkap! Pembalap Indonesia Jinakkan Sirkuit Sachsenring Jerman, Dunia Syok!

Misteri Kepergian Kepala SPPG Rancamulya 2, Ini 5 Fakta Penting yang Terungkap

Viral Aksi Pemindahan Makam di KBB: Jasad 40 Tahun Masih Utuh, Keluarga Bawa Pakai Motor

Ribuan Siswa Terdampak! Operasional SPPG Rancamulya 2 Dihentikan Usai Kepala Satuan Meninggal Dunia

Hampir 5 Ribu Pasangan Berpisah, Ini Pemicu Fenomena Lonjakan Janda di Garut

Heboh Bukit Ciwidey Memutih Bak Negeri Salju, BMKG Ungkap Penyebab Sebenarnya

Terpopuler
  • Polemik Aksi Kamisan, Kehadiran Kelompok LGBT dalam Gerakan HAM Jadi Sorotan
  • Sosok Febrie Adriansyah, Sang Pemburu Jadi Buruan? Menguak Sisi Lain Kasus Korupsi yang Mengguncang Negeri!
  • Muhammad Farhan Dilarikan ke Rumah Sakit, Ini Kondisi Terbarunya
  • Jejak Kontroversi ‘Ratu Sound Horeg’ Mala Agatha & Icha Chellow: Dari Panggung Lokal hingga Diancam Anisa Bahar
  • Gempar Penemuan Jasad di Lantai 12 Parkiran Mal Kings Bandung, Polisi Temukan Surat Wasiat
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.