Close Menu
Bukamata.idBukamata.id
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Terbaru

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:47 WIB

Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:39 WIB

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Sabtu, 17 Oktober 2026 16:18 WIB
Facebook Instagram YouTube TikTok
Terbaru
  • Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis
  • Dihantam Hujatan Se-Indonesia! Keputusan Drastis Reno Ferdinand Usai Pulang Tanpa Gelar di Mister Global 2026
  • Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok
  • Kabar Gembira Pekerja! BSU 2026 Disalurkan Sekaligus Rp900 Ribu Akhir Tahun, Ini Penjelasan Pemerintah
  • Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?
  • Bukti Bakat Indonesia Itu Real! Dari Lapangan Semen Kampung, Devina Digodok Pelatih Berlisensi UEFA
  • Usai Debut Manis di ACL Two, Sandy Walsh Siap Tempur di Laga Persib vs Persik Kediri
  • Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga
Facebook Instagram YouTube X (Twitter)
Bukamata.idBukamata.id
Sabtu, 17 Oktober 2026
  • Beranda
  • Berita
  • Gaya Hidup
  • Olahraga
  • Persib
  • Opini
  • Index
Bukamata.idBukamata.id
Home»Berita

Tragedi di Garut: Belasan Warga Jadi Korban Ledakan Saat Pemusnahan Amunisi Kedaluwarsa

By Aga GustianaSenin, 12 Mei 2025 15:20 WIB2 Mins Read
Ilustrasi ledakan. (Foto: Pixabay)
ADVERTISEMENT

bukamata.id – Sebuah insiden tragis terjadi di Desa Sagara, Kecamatan Cibalong, Kabupaten Garut, Jawa Barat, pada Senin (12/5/2025) pagi.

Belasan orang dilaporkan menjadi korban ledakan saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa. Saat ini, sejumlah korban telah dilarikan ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pameungpeuk.

Kabar mengenai kejadian ini dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Jabar, Kombes Hendra Rochmawan. “Benar kejadian tersebut,” ujarnya saat dikonfirmasi.

Namun, Kombes Hendra belum memberikan rincian lebih lanjut mengenai jumlah pasti korban maupun kronologi lengkap kejadian, lantaran pihaknya masih berkoordinasi dengan Polres Garut dan Kodim Garut. Anggota Polres Garut pun dilaporkan tengah menuju lokasi kejadian.

Baca Juga:  Driver Ojol di Garut Ngaku Dibegal dan Dibacok, Ternyata Bohong!

Salah seorang keluarga korban, Dedi Duha, membenarkan bahwa saudaranya menjadi salah satu korban dan kini berada di RSUD.

“Kami sedang menunggu, katanya, Almarhum mau diotopsi dulu,” ungkap Dedi.

Ia mengaku belum mengetahui secara pasti bagaimana ledakan tersebut terjadi. Saat ini, keluarga korban tengah berkumpul dan fokus di RSUD Pameungpeuk.

Baca Juga:  AMPG Gelar Aksi, Tuntut Ketua KPU dan Bawaslu Garut Dipecat Terkait Dugaan Gratifikasi

Informasi yang dihimpun dari keluarga korban menyebutkan bahwa jumlah korban mencapai belasan orang.

“Ada 13 orang korban, kronologinya mau belum tau ya kami masih panik, mohon doa saja untuk Kang Rush (korban) moga husnul khatimah,” tutur Dedi.

Tragedi ledakan ini juga menjadi perbincangan hangat di berbagai grup WhatsApp warga di wilayah Garut Selatan.

Baca Juga:  Bukan Dibunuh ODGJ, Kakek di Garut Tewas di Tangan Pemabuk yang Tersinggung Saat Ditegur

Informasi awal yang beredar menyebutkan bahwa insiden nahas ini terjadi saat proses pemusnahan amunisi kedaluwarsa tengah berlangsung.

Ironisnya, sesaat setelah ledakan pertama, sejumlah warga yang berada di sekitar lokasi justru mendekat dengan maksud mengumpulkan sisa-sisa material seperti bekas selongsong peluru (piston) dan kuningan yang dianggap memiliki nilai jual. Diduga, ledakan susulan atau kondisi amunisi yang tidak stabil menjadi penyebab jatuhnya banyak korban.

Baca Berita bukamata.id lainnya di Google News

garut
Share. Facebook Twitter WhatsApp
ADVERTISEMENT

Jangan Lewatkan

Sambangi Bandung Lewat GO! NEXT 2026, FiberStar Kenalkan Solusi Digital Terintegrasi untuk Bisnis

Diduga Kalap Akibat Tekanan Kerja, Pria di Sukabumi Tega Bacok Istri Tanpa Cekcok

Langit Jakarta dan Jawa Barat Dirayapi Asap Karhutla Kalimantan, Kualitas Udara Mulai Terancam?

Ironi Gubernur Konten: Pamer Aduan di Medsos, Tapi Gagap Saat Diadang Warga

Geger Dugaan Pelecehan Verbal Dosen UIN Bandung: Mahasiswa Gelar Aksi, Rektor Sampaikan Permohonan Maaf

bsu.kemnaker.go.id untuk mengecek penerima BSU 2025 secara resmi dari Kemnaker.

BSU Rp900 Ribu untuk Pekerja Kembali Jadi Sorotan, Ini Syarat yang Perlu Diketahui

Terpopuler
  • Humas Era Digital Tak Cukup Viral! Mahasiswa UIN Bandung Dibekali Strategi Algoritma hingga Etika
  • Ramai Kritik Ornamen Candi di Gedung Sate, Warga Sentil Dedi Mulyadi: Estetik Henteu, Fungsional Komo!
  • Viral! Dana Donasi Pak Santoso Tercatat Rp14,3 Juta, Disebut Hanya Terima Rp600 Ribu
  • Kontroversi Jalan Diponegoro Bandung: Demi Ruang Publik atau Menabrak Tata Ruang?
  • 100 Persen Pulih, Beckham Putra Bakal Jadi Senjata Persib Kontra Persik Kediri?
Facebook Instagram YouTube TikTok
Bukamata.id © 2023
  • Tentang Kami
  • Kontak
  • Pedoman Media Siber
  • Disclaimer

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.